Kota Rambutan37 KelurahanRantai UsahaGerai KoperasiKabar BinjaiPusat Informasi
Beranda / Kabar Binjai
Kesiapan lahan

Binjai Perkuat Pemetaan Lahan untuk Percepatan KDKMP

Percepatan gerai koperasi di Binjai kembali bertemu pada satu isu mendasar: aset dan status lahan harus jelas sebelum pembangunan berjalan lebih jauh.

Kabar Binjai

Pemerintah Kota Binjai mengikuti rapat koordinasi penyediaan lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 31 Juli 2026. Forum tersebut diarahkan untuk menyelaraskan pemetaan aset dan status lahan sebagai bagian dari percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung.

Mengapa lahan kembali menjadi fokus?

Sejak Maret 2026, kesiapan lahan sudah muncul sebagai variabel utama. Saat RAT Koperasi Merah Putih Tunggurono, Dinas Koperasi menyebut 26 dari 37 kelurahan telah menyediakan lahan, sedangkan 11 lainnya masih berproses. Artinya, penyelesaian persoalan administrasi lahan memiliki pengaruh langsung terhadap kecepatan pembangunan fisik.

Koordinasi lintas sektor penting agar aset yang digunakan memiliki status jelas, proses administrasi tertib, dan pembangunan tidak berhenti hanya pada target fisik.

Empat hal yang perlu dipantau

  • Kesesuaian aset dengan kebutuhan gerai dan gudang.
  • Kejelasan administrasi serta dasar pemanfaatan lahan.
  • Kondisi teknis tapak: akses, drainase, utilitas, dan keamanan.
  • Kesiapan model usaha setelah bangunan selesai.

Sumber

Laporan Rakor Penyediaan Lahan KDKMP Binjai, 31 Juli 2026 ↗

Pemko Binjai · Rakor Pemanfaatan Aset, Maret 2026 ↗

Artikel terkait

Lihat semua Kabar Binjai →

Ekosistem lintas daerah

Jaringan KOPDES terkait

Slider bergerak otomatis secara perlahan, dapat digeser manual, dan tautan jaringan dikualifikasikan nofollow.